LOADING
11/09/20
5 Kebiasaan Baik untuk Menjaga Kesehatan Peredaran Darah
Jurnal sebelumnyaJurnal Berikutnya

Sebagai salah satu fungsi yang paling penting dalam tubuh, sirkulasi darah berperan besar dalam menyebarkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Apabila oksigen yang beredar tidak cukup, maka tubuh akan merasa cepat lelah, bahkan dapat menyebabkan penyakit kronis. Oleh karena itu, penting untuk melakukan kebiasaan yang bermanfaat bagi kesehatan peredaran darah. Terutama saat pandemi ini, dimana ruang gerak fisik telah menjadi terbatas. Pada jurnal minggu ini, kami akan membahas beberapa langkah yang dapat anda lakukan untuk melancarkan peredaran darah secara alami.

  1. Pemanasan dan olahraga setiap hari

Setiap pagi atau kapanpun waktu yang cocok dengan anda, sisihkan waktu sejenak untuk melakukan gerakan fisik. Mulailah dengan pemanasan, karena gerakan tersebut dapat membantu melancarkan sirkulasi dan melemaskan otot-otot sebelum berolahraga agar tidak kaku maupun cedera. Hal ini merupakan hal dasar yang layak dilakukan, terlebih jika anda bekerja di kantor yang mengharuskan anda duduk dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut dapat juga menyebabkan kaku pada leher, bahu, dan punggung, serta kurang baik bagi postur tubuh. Kemudian, melakukan olahraga rutin setidaknya 30 menit setiap harinya, juga dapat membantu menjaga kelancaran peredaran darah, metabolisme tubuh. serta memberikan energi yang anda butuhkan untuk beraktivitas. Olahraga aerobik ataupun latihan beban, keduanya dappat membantu aliran darah dan memampukan otot untuk menerima oksigen dengan lebih mudah.

  1. Cukupi kebutuhan nutrisi harian

Beberapa jenis makanan dapat membantu melancarkan peredaran darah. Misalnya, makanan yang kaya akan vitamin C dan E, serta makanan yang kaya antioksidan. Tiga makanan yang sering dikonsumsi untuk menjaga kelancaran peredaran darah, yakni bawang putih, jahe, serta bawang bombay. Selain itu, mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti daging merah dan bayam, juga dapat berefek baik bagi peredaran darah. Beberapa orang juga mungkin memilih untuk mengonsumsi suplemen. Kami menyarankan untuk mengonsumsi suplemen alami seperti Herbamojo. Kandungan jahe merahnya mampu membantu melancarkan peredaran darah serta memberikan energi. Dibuat dari 100% ekstrak tumbuhan alami, suplemen ini aman dikonsumsi setiap hari untuk memelihara kesehatan tubuh.

  1. Konsumsi makanan kaya omega-3

Sebuah studi menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 mampu melancarkan peredaran darah. Anda dapat mengonsumsi beberapa jenis ikan yang kaya omega-3, seperti salmon, tuna, dan mackerel. Selain itu, sayuran seperti kale juga memiliki sedikit kandungan omega-3. Bagi anda yang tidak mengonsumsi ikan, suplemen minyak ikan yang kaya omega-3 juga dapat menjadi alternatif.

  1. Menjaga berat badan yang ideal

Hubungan berat badan ideal dengan peredaran darah sangat berkaitan, karena mereka yang cenderung obesitas memiliki pembuluh darah yang lebih sempit akibat penumpukan lemak. Oleh karena itu, mereka juga memiliki resiko masalah kardiovaskuler yang lebih besar, seperti stroke atau serangan jantung. Sebuah studi menunjukkan bahwa penurunan berat badan juga dapat membantu melancarkan peredaran darah. Kandungan protein yang disebut adiponectin pada mereka yang memiliki berat badan normal cenderung tinggi. Oleh karena itu, jangan remehkan berat badan anda demi menjaga kesehatan.

  1. Berhenti merokok dan kurangi konsumsi alkohol

Bagi beberapa orang, merokok dan mengonsumsi alkohol merupakan kebiasaan yang mereka lakukan untuk melepas penat. Namun, kebiasaan ini juga berakibat kurang baik bagi kesehatan bila dilakukan dalam jangka waktu lama. Seperti halnya orang yang obesitas, perokok cenderung memiliki pembuluh darah yang sempit. Hal ini disebabkan oleh nikotin yang melepaskan lemak dan kolesterol dalam darah, kemudian lemak tersebut menempel pada dinding pembuluh darah dan mengeras. Itulah yang menyebabkan ketidaklancaran peredaran darah. Meskipun kebiasaan minum alkohol dalam batas wajar masih diperbolehkan, mengonsumsi alkohol dalam jangka waktu yang lama juga memiliki efek samping bagi kelancaran peredaran darah. Alkohol dapat menyebabkan detak jantung yang tidak teratur, serta melemahkan otot pada jantung sehingga mengganggu kemampuannya memompa darah ke seluruh tubuh.